Tim nasional panjat tebing Indonesia menghadapi agenda kompetisi yang padat melalui partisipasi di Asian Beach Games dan empat seri kejuaraan dunia sebagai persiapan menuju Asian Games 2026 Nagoya. Dilansir dari Detik Sport, rangkaian turnamen internasional ini dijadwalkan mulai berlangsung pada akhir April hingga Juli 2026.
Berdasarkan kalender federasi internasional, Asian Beach Games 2026 akan diselenggarakan di Sanya, China, pada 22-30 April. Agenda kemudian berlanjut ke seri World Cup di Wujiang, China pada 8-10 Mei, seri Krakow di Polandia pada 3-5 Juli, hingga World Climbing Series Chamonix pada 10-12 Juli.
Desak Made Rita Kusuma Dewi, atlet putri sekaligus Olimpian Paris 2024, menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan performa dalam jadwal turnamen yang cukup rapat tersebut. Ia telah menetapkan target spesifik untuk seluruh kompetisi yang akan diikutinya dalam periode empat bulan ke depan.
"Semaksimal mungkin mengoptimalkan pemanjatan dan mempertajam catatan waktu," kata Desak menyoal target selanjutnya.
Peraih medali emas Asian Games 2022 Hangzhou ini menegaskan tidak mempermasalahkan jarak waktu antarpertandingan yang berdekatan. Fokus utamanya saat ini adalah menjaga kondisi fisik dan menjalankan program latihan yang tepat guna mempertahankan performa puncak.
"Tinggal di-maintenance saja karena saya juga mencari jam terbang (kompetisinya) juga," tutur Desak.
Pada sektor putra, Veddriq Leonardo mengonfirmasi akan memulai penampilannya pada seri Piala Dunia bulan Mei mendatang dan dipastikan absen pada Asian Beach Games bulan ini. Veddriq yang memuncaki peringkat dunia kategori speed putra musim 2021-2023 ini sedang dalam tahap pemulihan cedera jari.
"Karena seri pertama (world cup) jadi memang mau langsung dobrak saja. Apalagi l sudah lama juga saya tak naik podium, dan cedera (jari) sudah mendingan jadi sekalian coba-coba dulu harus naik ke fase apa. Maksudnya, apakah (sudah bisa) latihan lebih intens atau masih maintenance," kata Veddriq.
Juara Olimpiade Paris 2024 tersebut menyadari adanya risiko teknis jika ia masih dalam tahap pemeliharaan kondisi fisik saat bertanding di seri pembuka nanti. Namun, prioritas utamanya adalah menghindari risiko cedera yang lebih parah sebelum turnamen-turnamen berikutnya.
"Tapi kalau masih maintenance maka konsekuensinya catatan waktunya akan segitu-gitu saja tapi tanpa risiko cederanya bertambah (parah). Ya kita lihat saja di seri pertama besok," ujar Veddriq.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·