Jakarta -
Evan Marvino kembali menyampaikan perasaannya di tengah tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilontarkan sang istri, Uffridatun Nitami. Melalui unggahan di media sosial, pesinetron itu mengaku masih berharap rumah tangga yang telah dibangunnya dapat dipertahankan.
Dalam unggahan tersebut, Evan membagikan foto dirinya yang sedang menangis. Ia juga menuliskan pesan panjang mengenai kondisi yang tengah dihadapinya saat ini.
"Mungkin ini terakhir kali saya muncul jika saya masih kuat dan ada. Pertama, saya sudah jelaskan semua kejadian sebenarnya secara detail kepada pihak keluarga istri karena menurut saya, saya tidak perlu menjelaskan secara detail semua perkara ini di ruang publik. Sedikit saja saya bahas," tulis Evan Marvino dalam unggahannya, Minggu (14/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evan mengaku telah menjelaskan persoalan yang terjadi kepada keluarga sang istri. Ia juga menyoroti dukungan yang menurutnya tetap diberikan oleh orang tua istrinya di tengah berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya.
"Coba pikir secara logika, orang tua mana yang nggak marah dan bahkan bisa menjadi kalap mendengar anak perempuanya, di-KDRT, diselingkuhi, tidak diberi nafkah selama menikah, bahkan terkena penyakit menular (menurut dugaan). Tapi, kenapa mereka semua ada dibarisan ku?" tulisnya.
Meski demikian, Evan menegaskan dirinya memilih tidak membuka persoalan rumah tangga secara rinci ke publik.
"Saya diam karena saya tidak mau mengumbar AIB istri saya sedikitpun. Saya akan tetap jaga nama baik dia. Biar saya hancur di cerita orang lain. Saya tidak kalah dengan hancurnya nama baik saya, saya tidak kalah dengan hujatan kalian," lanjutnya.
Pada bagian lain unggahannya, Evan mengaku saat ini tengah berjuang menghadapi kesepian setelah tidak lagi bersama anak-anaknya. Ia menggambarkan suasana rumah yang kini terasa berbeda.
"Jujur saya kalah dengan kenyataan, dimana saya dirumah sendiri. Demam tinggi dan melihat semua mainan anak-anak saya. Foto anak-anak saya, baju-bajunya, wangi-wangiannya, boneka-bonekanya, foto nikah kami, coretan-coretan di tembok," tulis Evan.
Ia mengaku merindukan rutinitas sederhana yang biasa dijalani bersama keluarganya setiap hari.
"Saya belum siap untuk kehilangan waktu ini dan saya harap bisa menjaga rumah tangga saya yang dibangun oleh senyuman dan air mata ini," ungkapnya.
Di akhir pesannya, Evan mengaku berada dalam kondisi yang tidak mudah. Ia menyebut sedang berusaha menyeimbangkan logika dan perasaannya di tengah persoalan yang dihadapi.
"Maaf, saya sudah berada di mana otak dan hati saya sedang bertempur ketika saya selesai salat dan menangis," pungkasnya.
(pus/nu2)
6 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·