Jakarta -
Kabar bahagia datang dari DJ Dinar Candy. Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, ia baru saja menggelar acara syukuran untuk pencapaian terbarunya, yakni rumah ketiga yang terletak di kawasan BSD, Tangerang.
Rasa syukur yang mendalam pun diungkapkan oleh Dinar Candy dan sang ayah. Mereka berharap rumah baru ini bisa menjadi berkah sekaligus pembuka pintu rezeki yang lebih besar ke depannya.
"Syukuran rumah ketiga aku alhamdulillah," ujarnya pada Jumat (19/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga jadi pembuka rezeki," sahut orang tuanya mendoakan.
Di balik kemegahan rumah ketiga, Dinar Candy mengaku perjuangannya sama sekali tidak mudah. Proses kepemilikan rumah ini ternyata sudah dimulai sejak masa sulit pandemi COVID-19.
"Kemarin renovasi total sekitar 6 bulan. Awalnya rumahnya kosongan gitu, jadi sekarang sudah diisi interior," tuturnya.
Rumah baru Dinar Candy ini punya luas 1.100 meter persegi dan terdiri dari tiga lantai. Menariknya, rumah ini juga dilengkapi dengan fasilitas lift untuk mempermudah mobilitas.
Untuk urusan estetika, Dinar mempercayakan pemilihan interior kepada sang adik. Namun ia tetap memegang kendali penuh untuk urusan warna dasar.
"Warna aku yang pilih, cokelat dan putih," katanya.
Dinar Candy juga membagikan bagaimana ia membagi fungsi setiap lantai di istana barunya tersebut. Untuk lantai satu, katanya, didesain khusus sebagai area santai yang bakal dilengkapi dengan taman yang asri serta tempat biliar untuk hiburan.
"Nah lantai dua ini ada kolam renangnya, buat nongkrong, tamu, terus buat makan. Lantai 3 wardrobe dan kamar aku. Sebenarnya ada 3 kamar di lantai 3, tapi aku satuin semua jadi kamar aku," ujarnya.
Lebih lanjut, Dinar Candy menjelaskan mengapa memilih BSD sebagai lokasi rumah ketiganya. Ia mengaku terpikat dengan lingkungan daerahnya yang dinilai sangat nyaman untuk ditinggali.
"Aku cobain di BSD karena kayak lega, gak terlalu macet, dan banyak pohon, asri gitu. Tapi ternyata jauh juga ya kalau buat syuting," tuturnya.
Di akhir sesi, Dinar Candy membagikan tips finansialnya hingga bisa membangun aset properti yang luar biasa. Kuncinya ternyata adalah menekan ego dan tidak terjebak dalam gaya hidup flexing barang-barang mewah yang tidak produktif.
"Aku gak beli barang-barang branded yang gak aku pakai. Jadi aku beli yang aku pakai buat kerja saja," pungkasnya.
(mau/aay)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·