Presiden Amerika Serikat Donald Trump tertangkap kamera tertidur saat memimpin pertemuan mengenai keterjangkauan layanan kesehatan di Oval Office, Gedung Putih, pada Kamis siang, 23 April 2026. Insiden ini terjadi di tengah pidato CEO Regeneron, Len Schleifer, mengenai terobosan medis baru.
Sorotan publik tertuju pada kondisi fisik presiden yang akan genap berusia 80 tahun pada Juni mendatang tersebut. Trump terlihat memejamkan mata dan kepalanya tertunduk beberapa kali ketika Schleifer memaparkan daftar penyakit yang belum ditemukan obatnya, termasuk Alzheimer.
Gubernur California, Gavin Newsom, langsung melontarkan kritik melalui media sosial X atas kejadian tersebut. Newsom menyindir kebiasaan Trump yang sering mengejek lawan politiknya dengan sebutan serupa di masa lalu.
"DOZY DON IS BUSY DOZING" tulis Newsom, Gubernur California.
Kantor Gubernur Newsom juga menambahkan pernyataan bahwa sang presiden seolah kehilangan kendali saat sedang bertugas. Hal ini memperpanjang daftar momen serupa yang tercatat sepanjang awal tahun 2026.
"asleep at the wheel" klaim Gavin Newsom, Gubernur California.
Pakar medis turut memberikan pandangan terkait kondisi kesehatan presiden tersebut. Dr. Jonathan Reiner, seorang kardiolog yang pernah menjabat sebagai dokter Gedung Putih di era George W. Bush, menyarankan adanya pengujian medis lebih lanjut.
"When a patient tells me that they can't stay awake in meetings, we do formal sleep testing to look for sleep apnea" tulis Dr. Jonathan Reiner, Kardiolog.
Reiner, yang juga analis medis CNN, mencatat bahwa masalah kantuk berlebihan di siang hari adalah hal yang umum. Ia meyakini ada langkah-langkah medis yang bisa diambil untuk memperbaiki gejala yang dialami sang presiden.
"I'm sure the White House medical team has done this, but the president continues to struggle with daytime somnolence. This is a common problem, and there are things that can be done to improve these symptoms" ujar Dr. Jonathan Reiner, Kardiolog.
Kejadian di bulan April ini merupakan rangkaian dari beberapa insiden serupa dalam beberapa bulan terakhir. Pada Maret 2026, Trump tampak tertidur selama 30 detik saat Ketua DPR Mike Johnson membahas atletik perguruan tinggi.
Sebelumnya pada Februari 2026, presiden juga terlihat menutup mata dalam durasi lama saat mendengarkan paparan Administrator EPA Lee Zeldin mengenai Clean Air Act. Setelah pemaparan selesai, Trump memberikan komentar singkat mengenai durasi penjelasan tersebut.
"That was long" kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Pihak staf kepresidenan sering membela pola tidur Trump dengan menyebutkan bahwa atasan mereka memang memiliki waktu istirahat yang sangat sedikit di malam hari. Trump sendiri pernah membantah bahwa dirinya tertidur di tempat umum saat diwawancarai awal tahun ini.
"It's very relaxing to me" kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Dalam wawancara tersebut, Trump berdalih bahwa kamera sering kali hanya menangkap momen ketika dirinya sedang berkedip. Ia menegaskan tidak pernah benar-benar terlelap dalam agenda resmi kenegaraan.
"Sometimes they'll take a picture of me blinking, blinking, and they'll catch me with the blink" ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Trump merupakan orang tertua yang pernah terpilih sebagai presiden dalam sejarah Amerika Serikat. Hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih belum memberikan komentar resmi tambahan mengenai insiden terbaru di Oval Office tersebut.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·