Dudung ke Pelindo tinjau transformasi pelabuhan dan logistik nasional

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Saya selaku KSP punya tugas bagaimana menyelaraskan program-program Presiden Prabowo. Dan memastikan tentang program unggulan Bapak Presiden, salah satunya bagaimana ekosistem logistik ini akan mendukung program nasional

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengunjungi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, untuk meninjau rencana strategis transformasi layanan pelabuhan serta penguatan sistem logistik nasional.

Sebagaimana keterangan yang diterima pewarta, kunjungan itu merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan program-program pemerintah.

"Saya selaku KSP punya tugas bagaimana menyelaraskan program-program Presiden Prabowo. Dan memastikan tentang program unggulan Bapak Presiden, salah satunya bagaimana ekosistem logistik ini akan mendukung program nasional," ucap Dudung.

Baca juga: KSP tinjau revitalisasi sekolah di Jakpus, pastikan berjalan baik

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pelindo memaparkan tiga rencana strategis utama dalam pengembangan pelabuhan dan konektivitas logistik nasional, yakni Pengembangan NIPA "Transit Anchorage Area", sebagai kawasan strategis layanan maritim di Selat Malaka untuk mendukung "ship-to-ship transfer", "bunkering", dan "marine services".

Pelindo menekankan perlunya dukungan percepatan regulasi, termasuk penetapan kawasan sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB) atau "Free Trade Zone".

Kemudian terkait rencana pengembangan ekosistem kalibaru yang bertujuan memperkuat Pelabuhan Tanjung Priok sebagai gerbang utama perdagangan nasional, yang mencakup terminal peti kemas, terminal produk, dan pembangunan "New Priok Eastern Access" (NPEA) terintegrasi dengan akses jalan tol dan "hinterland".

Terakhir adalah terkait rencana Revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, yang berfokus pada normalisasi garis pantai dan pengerukan alur pelayaran hingga -6,5 mLWS, serta pengembangan terminal curah kering dan cair untuk memperkuat rantai pasok komoditas strategis di kawasan pesisir barat Sumatera.

Merespons paparan rencana strategis dan sejumlah kendala operasional tersebut, Dudung menyatakan komitmennya untuk segera mencari solusi.

Baca juga: KSP pastikan pemerataan revitalisasi untuk sekolah negeri dan swasta

"Beberapa hal yang disampaikan Pak Direktur Utama, kendala-kendala di lapangan, masalah kebirokrasian memang harus kita tuntaskan, nanti akan kita selesaikan, bagaimana proses di Pulau Nipa, kemudian efisiensi jalan tol, komunikasi harus diefektifkan dengan bea cukai, sehingga tidak terlalu rumit masalah koordinasi," tegasnya.

Sebagai lembaga yang bertugas mengawal program prioritas nasional, Kastaf memastikan KSP siap mengambil langkah cepat.

Sebagai rencana tindak lanjut, Pelindo akan segera mengirimkan surat resmi kepada KSP yang merinci kendala strategis yang dihadapi, sehingga KSP dapat segera memfasilitasi audiensi "debottlenecking" (penguraian hambatan) lintas kementerian/lembaga.

KSP juga akan terus memantau rencana aksi Pelindo melalui mekanisme SISMONEV dan Distra KSP.

"KSP tentunya hanya sebagai penyambung untuk menyelesaikan persoalan-persoalan Pelindo dengan Kementerian yang tidak tuntas atau yang menghambat, sehingga kalau ini dituntaskan secara cepat, maka ini akan bisa selesai dengan baik dan tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ucap Dudung.

Baca juga: KSP: Dapur SPPG tidak layak harus segera diperbaiki atau ditangguhkan

Selain berfokus pada penyelesaian tantangan, Dudung juga mengapresiasi tren positif pada sektor pelabuhan saat ini.

"Dan yang menggembirakan adalah justru nilai impor yang saat ini meningkat sampai 11 persen, bahkan di Semarang itu meningkat sampai 13 persen. Tentunya ini akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian," katanya menambahkan.

Kehadiran KSP di Tanjung Priok ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk memastikan transformasi pelabuhan memberikan dampak nyata terhadap efisiensi logistik. "Program kami adalah KSP mendengar. Sehingga setiap ada persoalan-persoalan di lapangan, kami akan datang," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kastaf didampingi Plt Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Fadjar Dwi Wishnuwardhani beserta jajaran Tenaga Ahli KSP.

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar, didampingi Wakil Direktur Utama Drajat Sulistyo, Komisaris Arief Poyuono, beserta jajaran manajemen Pelindo lainnya.

Baca juga: KSP Pastikan penanganan karhutla 2026 berjalan cepat dan terpadu

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.