Elon Musk Kembangkan Chip AI Murah Pesaing Nvidia

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Rencana ambisius dalam industri kecerdasan buatan kini tengah dipersiapkan oleh miliarder Elon Musk melalui pengembangan chip AI mandiri yang diklaim memiliki performa jauh lebih unggul dibandingkan produk buatan Nvidia. Kehadiran peranti keras baru ini diproyeksikan mampu memangkas pengeluaran produksi secara signifikan.

Klaim tersebut disampaikan langsung oleh Musk kepada pendiri Baron Capital, Ron Baron, terkait efisiensi biaya pembuatan komponen vital tersebut yang disebut hanya menyerap anggaran sebesar sepuluh persen. Pengumuman proyek inovatif ini terungkap melalui laporan wawancara virtual pada hari Kamis, 18 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

"I already have the entire physical design of the chip in memory, I can visualize it in its entirety," ujar Elon Musk, Pemimpin Tesla dan xAI.

Langkah strategis ini diperkuat dengan pengumuman kolaborasi antara Tesla, SpaceX, dan xAI sejak Maret 2026 demi membangun fasilitas manufaktur chip masif bernama TeraFab. Aliansi raksasa teknologi ini juga kian solid setelah produsen semikonduktor Intel ikut bergabung ke dalam tim pada April lalu.

Hingga saat ini, Tesla sebenarnya telah berhasil merancang chip inferensi kecerdasan buatan milik mereka sendiri secara mandiri, namun proses produksinya masih diserahkan kepada pihak ketiga. Untuk memproduksi chip tersebut di fasilitas sendiri, dibutuhkan dukungan teknologi tingkat tinggi dari ASML selaku penyedia peralatan fabrikasi khusus.

Musk dilaporkan telah mengadakan pembicaraan intensif dengan pimpinan ASML dalam sebuah acara internal korporasi semikonduktor tersebut pada pekan lalu. Komunikasi mengenai megaproyek TeraFab dan SpaceX ini juga dibenarkan telah terjalin sejak bulan Mei sebelumnya.

"He is very serious about all those projects," ungkap Christophe Fouquet, CEO ASML.

Meskipun demikian, ambisi Musk untuk menumbangkan dominasi Nvidia diprediksi akan menghadapi tantangan yang sangat besar di pasar global. Melampaui kemampuan GPU Blackwell milik Nvidia membutuhkan lompatan arsitektur yang luar biasa, terutama pada sektor bandwidth memori, ditambah lagi Nvidia terus berinovasi lewat chip Vera Rubin yang jauh lebih hemat daya.