Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam hingga menembus ke bawah level psikologis 7.000 pada akhir perdagangan Jumat (8/5/2026). Penurunan signifikan ini dipicu oleh besarnya volume penjualan oleh investor asing serta meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan indeks ditutup merosot sebesar 204,925 poin atau setara dengan 2,86 persen ke posisi 6.969,396. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Money, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 485 miliar di pasar reguler sepanjang hari perdagangan tersebut.
Tekanan jual paling besar menyasar saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan akumulasi nilai pelepasan mencapai Rp 436 miliar. Selain sektor perbankan, beberapa saham komoditas dan energi juga banyak dilepas oleh pemodal mancanegara.
| PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) | Net Sell | 436 Miliar |
| PT Bumi Resources Tbk (BUMI) | Net Sell | 83 Miliar |
| PT Timah Tbk (TINS) | Net Sell | 76 Miliar |
| PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) | Net Sell | 73 Miliar |
| PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) | Net Sell | 68 Miliar |
| PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) | Net Buy | 177 Miliar |
| PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) | Net Buy | 134 Miliar |
| PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) | Net Buy | 105 Miliar |
| PT Astra International Tbk (ASII) | Net Buy | 65 Miliar |
| PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) | Net Buy | 35 Miliar |
Meskipun mayoritas saham dilepas, terdapat aliran modal masuk pada beberapa emiten unggulan seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang membukukan pembelian bersih Rp 177 miliar. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga tetap menjadi incaran dengan nilai beli masing-masing di atas Rp 100 miliar.
Pergerakan indeks sebenarnya sempat dibuka menguat pada posisi 7.182,961 dan mencapai titik tertinggi harian di level 7.186,830 sebelum akhirnya berbalik arah. Tekanan jual yang terus meningkat pada sesi kedua memaksa indeks terus terdepresiasi hingga penutupan pasar.
Aktivitas bursa tercatat sangat dinamis dengan volume transaksi menyentuh angka 56,349 miliar saham dan frekuensi perdagangan sebanyak 2.828.918 kali. Total nilai transaksi secara keseluruhan mencapai Rp 36,095 triliun, sementara kapitalisasi pasar BEI mengalami penyusutan menjadi Rp 12.431,382 triliun.
Secara keseluruhan, kondisi pasar didominasi oleh tren negatif di mana sebanyak 575 saham berakhir di zona merah. Tercatat hanya 133 saham yang berhasil menguat, sementara 108 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·