Persiapan intensif kini tengah dijalani oleh Tim Nasional (Timnas) Flag Football Indonesia dalam mematangkan strategi dan fisik mereka di Lapangan Rugby Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Seperti dilansir dari Detik Sport, peninjauan langsung dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Najamudin, pada Senin (15/10/2026) untuk memberikan dukungan nyata terhadap perkembangan cabang olahraga prestasi tersebut.
Sultan Najamudin mengamati dengan penuh antusias setiap pergerakan pemain serta instruksi yang diberikan oleh tim pelatih di lapangan. Pemimpin DPD RI tersebut mengaku sangat terkesan dengan kedinamisan olahraga ini yang mengombinasikan kecepatan, ketepatan strategi, serta kerja sama tim.
"Saya benar-benar terkesima melihat kecepatan dan dinamika olahraga ini. Flag football bukan hanya soal fisik, tapi juga kecerdasan dalam mengambil keputusan di lapangan dalam hitungan detik. Ini adalah olahraga yang sangat menarik, meriah, dan seru," ujar Sultan Najamudin, Ketua DPD RI.
Kemudahan dalam memainkan serta menerima olahraga ini di tengah masyarakat berbagai daerah juga menjadi sorotan penting bagi Sultan. Menurutnya, kesederhanaan aspek peralatan menjadi potensi besar untuk menyebarluaskan olahraga ini ke seluruh penjuru tanah air.
"Saya melihat olahraga ini sangat cocok untuk anak muda di seluruh Indonesia. Karena syarat untuk memulainya sangat mudah dan tidak terlalu mahal, saya yakin flag football akan cepat populer dan disukai banyak orang" tambah Sultan Najamudin, Ketua DPD RI.
Melihat performa atlet dan manajemen yang solid, optimisme tinggi pun muncul mengenai masa depan olahraga ini di kancah regional hingga internasional. Pengurus dan segenap elemen tim yakin bahwa Indonesia berpeluang besar menjadi kekuatan utama untuk menembus Olimpiade Los Angeles 2028 (LA28).
Aspirasi dan keyakinan tersebut turut dirasakan oleh para punggawa tim nasional yang sedang berlatih. Anggota skuad menganggap momentum saat ini merupakan kesempatan emas untuk membawa nama baik negara di panggung dunia.
"Kami merasa memiliki kesempatan yang sangat bagus untuk mewakili Indonesia di ajang Olimpiade. Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang ada saat ini, kami optimistis bisa menembus panggung Olimpiade tanpa perlu menunggu waktu yang lama lagi," ujar Galih Sukawanto, pemain Timnas Flag Football.
Respons positif juga datang dari manajemen tim nasional yang menganggap kunjungan pejabat negara tersebut sebagai dorongan moral yang signifikan. Saat ini, fokus utama manajemen difokuskan pada pembentukan struktur tim yang kokoh dan berkelanjutan.
"Dukungan moral dari Bapak Sultan Najamudin memberikan energi positif bagi kami. Fokus kami saat ini adalah membangun struktur tim yang kuat dan berkelanjutan. Apresiasi dari beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaring talenta terbaik di seluruh penjuru negeri demi mencapai target di LA28," ujar Fiermansyah Afie Panigoro, Kabid IV AAFI Pembentukan Tim Nasional.
Upaya untuk menyamakan kualitas dengan kompetisi global juga terus digenjot oleh jajaran pelatih demi mencetak tim yang kompetitif. Program pelatihan khusus kini diadopsi guna memastikan performa atlet memenuhi standar internasional.
"Kami sedang menerapkan kurikulum latihan berbasis standar global. Kami sangat berterima kasih atas atensi Ketua DPD RI. Dengan dukungan dan visi yang beliau sampaikan, kami semakin optimistis bahwa Indonesia mampu menjadi kontingen yang disegani dalam kompetisi flag football di masa depan," ungkap Windra Thio, High Performance Director Timnas Flag Football Indonesia.
Komitmen jangka panjang ditegaskan oleh Sultan Najamudin di akhir kunjungannya untuk memastikan kemajuan asosiasi secara profesional. Jalur komunikasi dan dukungan fasilitas akan terus dikawal agar impian menuju panggung Olimpiade dapat terealisasi.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·