Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Senjata Utama PSG Menjelang Final Liga Champions

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Winger Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia bersiap menjadi andalan utama timnya untuk menghadapi Arsenal dalam pertandingan final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena pada Sabtu, 30 Mei 2026. Performa gemilang pemain asal Georgia tersebut sepanjang musim ini sekaligus menempatkannya sebagai salah satu kandidat terkuat dalam bursa pemenang penghargaan bergengsi Ballon d'Or 2026.

Dilansir dari inikata.co.id, Kvaratskhelia yang saat ini berusia 25 tahun tampil sangat produktif dengan sumbangan 19 gol dan 10 assist dari 49 laga di berbagai kompetisi, serta membantu PSG mengamankan trofi Trophee des Champions dan Ligue 1. Di ajang Liga Champions, ia terlibat dalam 16 proses gol, sebuah catatan yang sejajar dengan bintang Real Madrid Kylian Mbappe dan penyerang Bayern Munich Harry Kane.

Berdasarkan laporan bola.com, mantan pemain Napoli tersebut juga mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang selalu berkontribusi gol atau assist dalam tujuh laga beruntun di fase gugur dalam satu musim. Ketajamannya teruji melalui torehan 10 gol di kompetisi Eropa musim ini, dengan rincian tujuh gol dan tiga assist yang dilesakkan khusus pada babak knockout.

Statistik dari sport.detik.com menunjukkan bahwa Kvaratskhelia kini menjadi pemain paling subur yang tersisa di babak final, sekaligus menjadi ancaman terdekat bagi Kylian Mbappe yang memimpin daftar top skor dengan 15 gol. Selain Kvaratskhelia, Les Parisiens mengandalkan Ousmane Dembele yang mengemas tujuh gol dan Vitinha dengan enam gol, sementara Arsenal bertumpu pada kolektivitas Gabriel Martinelli yang mencetak enam gol serta Viktor Gyokeres dengan lima gol.

Kendati namanya santer diperbincangkan sebagai calon pemenang Ballon d'Or, Kvaratskhelia memilih untuk bersikap rendah hati dan tetap membumi di tengah popularitasnya.

"Ousmane adalah pemain yang luar biasa. Kita melihatnya lagi malam ini," kata Kvaratskhelia dengan antusias seperti dilansir AFP via goal.com.

Pernyataan tersebut ia sampaikan setelah Ousmane Dembele mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Liverpool di Anfield pada 14 April.

"Dia menunjukkan mengapa dia memenangkan Ballon d'Or tahun lalu. Dan dia mampu memenangkannya berkali-kali," ujar Kvaratskhelia.

Pemain bernomor punggung 7 ini juga menyatakan dalam wawancara bersama TNT Sports bahwa fokus utamanya bukanlah pada pencapaian individu melainkan kecintaannya pada sepak bola.

"Saya memang merasakan atmosfer pembicaraan itu, namun fokus saya bukan pada diri sendiri. Saya lebih memilih untuk tetap menjadi pribadi yang sederhana karena saya bermain murni karena cinta pada sepak bola," tutur Kvaratskhelia.

Ia mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh elemen klub Paris Saint-Germain yang membantunya tampil maksimal di atas lapangan.

"Setiap kali berada di lapangan, keinginan terbesar saya adalah menikmati momen bersama rekan setim, klub, serta pelatih dan staf yang luar biasa. Meski hidup saya terasa sedikit berubah, saya ingin tetap rendah hati," tambah Kvaratskhelia.

Kvaratskhelia juga mengungkapkan antusiasme besarnya setiap kali bertanding di kompetisi antarklub kasta tertinggi di Eropa tersebut.

"Setiap kali mendengar lagu tema Liga Champions dikumandangkan, semangat saya langsung meluap-luap. Rasanya sungguh berbeda dan magis, itulah alasan mengapa turnamen ini sangat istiwewa bagi setiap pemain," ungkap Kvaratskhelia.

Peningkatan performa Kvaratskhelia tidak lepas dari peran pelatih PSG, Luis Enrique, yang berhasil mentransformasi aspek bertahannya sejak pindah dari Liga Italia.

"Sejak saya berada di Paris, saya telah banyak berkembang dalam hal itu, dan juga menjadi pejuang di lapangan," katanya kepada Le Parisien.

Ia menyebut komunikasi yang tenang dari sang pelatih membuatnya lebih mudah memahami instruksi taktis di lapangan.

"Iu selalu berusaha memberikan 100 persen, bahkan dalam bertahan, dan manajer telah membantu saya berkembang pesat dalam hal itu," kata Kvaratskhelia.

Pemain yang dijuluki 'Kvaradona' oleh publik Napoli ini sangat mengagumi pendekatan personal yang diterapkan oleh Enrique sejak Januari.

"Kemanusiaannya lah yang paling membekas bagi saya," ungkap Kvaratskhelia dalam wawancara dengan UEFA.

Ia merasa dihargai dengan perlakuan yang jelas dan penuh rasa hormat dari sang juru taktik Spanyol tersebut.

"Peran manajer sangatlah penting dalam karier seorang pesepakbola. Ketika seseorang datang kepada Anda dengan tenang dan menjelaskan segalanya, maka pemain akan berusaha lebih keras untuk memahami dan tampil lebih baik," jelas Kvaratskhelia.

Menurutnya, Enrique berhasil membangun mentalitas pemenang yang kuat di dalam skuad Les Parisiens.

"Luis Enrique membuat Anda merasa, baik di dalam maupun di luar lapangan, bahwa Anda harus memberikan segalanya – untuknya, untuk klub, dan untuk semua penggemar. Dia memperlakukan Anda dengan begitu hormat dan jelas," ujar Kvaratskhelia.

Di sisi lain, mantan gelandang Real Madrid Toni Kroos sempat meragukan peluang Ballon d'Or Kvaratskhelia dalam podcast 'Einfach mal Luppen' bersama saudaranya Felix, karena faktor tim nasional Georgia yang absen di turnamen musim panas.

"Dia tidak akan menjadi juara dunia," kata Kroos.

Sementara itu, legenda sepak bola Belanda Clarence Seedorf melayangkan pujian tinggi di Amazon Prime setelah menyaksikan performa impresif sang winger saat melawan Bayern Munich.

"Kvaratskhelia adalah pemain terbaik di dunia dan dia hanya akan semakin baik," kata Seedorf.

Seedorf mengagumi kecerdasan taktis Kvaratskhelia yang mampu mengisi beberapa posisi krusial di lini serang.

"Saya tidak tahu apakah dia akan tetap di sisi kiri karena dia tahu apa yang harus dilakukan dalam setiap situasi," tutur Seedorf.

Ia menilai kontribusi sang pemain sangat masif dalam mendukung fleksibilitas permainan tim asuhan Luis Enrique.

“Dia memimpin tim di momen-momen tertentu, jadi saya suka kecerdasannya. Dia adalah pemain tambahan di lini tengah dan juga berperan penting di lini depan. Dia luar biasa,” kata Seedorf.

Luis Enrique sendiri mengakui kualitas anak asuhnya tersebut dalam wawancara pascapertandingan di bursa transfer Januari 2025.

“Ia memiliki kemampuan duel satu lawan satu yang hebat dan bisa bermain di dalam maupun sebagai nomor sembilan. Ia mewakili ide fleksibilitas, dengan kemampuannya melakukan overlap dan beradaptasi dengan sistem kami,” ujar Enrique.

Enrique juga mengapresiasi pengorbanan Kvaratskhelia yang kini mau bekerja keras membantu pertahanan tim.

“Ia memiliki kapasitas bertahan yang luar biasa; kami membutuhkan sebelas pemain untuk bertahan,” kata Luis Enrique.

Sikap disiplin tanpa bola ini membantu bek sayap seperti Nuno Mendes dan Achraf Hakimi tampil lebih ofensif.

"Khvicha telah tampil di level tinggi sepanjang musim," kata Luis Enrique.

Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa karakter kuat sang pemain terlihat di semua pertandingan tanpa memandang kasta kompetisi.

"Dan saya tidak berbicara tentang kualitas serangannya, karena semua orang sudah tahu tentang itu. Saya berbicara tentang karakternya, cara dia bertahan, apa pun pertandingannya," puji Luis Enrique.

Di sela-sela kompetisi domestik, Enrique bahkan sempat melempar lelucon setelah Kvaratskhelia mencetak dua gol melawan Nantes pada 22 April.

"Dia salah hari ini - dia mengira ini Liga Champions, bukan?!" canda Luis Enrique.

Kvaratskhelia juga mengakui sendiri adanya perubahan signifikan dalam gaya bermainnya setelah dilatih eks bos Barcelona tersebut.

“Secara teknis saya sama bagusnya ketika di Napoli, tetapi saya berkembang pesat dalam bertahan bersama Luis Enrique. Dengan pelatih ini, kami harus bertahan seperti pemain bertahan,” ujar Kvaratskhelia.

Pertandingan final melawan Arsenal menjadi kesempatan bagi PSG untuk menyamai rekor Real Madrid sebagai tim era modern yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions berturut-turut.

Top 5 Top Skor Liga Champions 2025/2026PemainKlubGol
Kylian MbappeReal Madrid15
Harry KaneBayern Munich14
Julian AlvarezAtletico Madrid10
Anthony GordonNewcastle United10
Khvicha KvaratskheliaPSG10
Daftar Pencetak Gol PSG dan Arsenal di Liga Champions 2025/2026PemainKlubGol
Khvicha KvaratskheliaPSG10
Ousmane DembéléPSG7
Gabriel MartinelliArsenal6
VitinhaPSG6
Viktor GyökeresArsenal5
Désiré DouéPSG5