Kodim libatkan 250 personel bantu penanggulangan gempa Sigi

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Sigi, Sulteng (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 1306/Kota Palu melibatkan sebanyak 250 personel untuk membantu penanggulangan bencana alam gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada masa tanggap darurat.

"Personel kami masuk ke lokasi bencana sejak Selasa (16/6) malam membantu warga pada situasi darurat," kata Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo di Kamarora, Sigi, Rabu.

Ia mengemukakan bahwa pada hari kedua pascagempa TNI fokus pada pembersihan puing-puing bangunan yang rusak akibat guncangan gempa, baik fasilitas umum maupun rumah warga di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki.

Desa Kamarora merupakan wilayah terdampak parah setelah gempa dangkal magnitudo 6,7 dengan kedalaman 10 kilometer mengguncang Sigi. Tidak menutup kemungkinan di wilayah lain juga membutuhkan bantuan penanganan, maka pihaknya membagi tugas personel.

Baca juga: Kodam Palaka Wira kerahkan personel bantu penanganan pascagempa Sigi

"Sebagaimana telah ditetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan, maka kami siap melakukan percepatan penanggulangan supaya kondisi wilayah terdampak bisa secepatnya pulih," ujarnya.

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo (tengah) memberikan keterangan terkait penanganan bencana akibat gempa magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Rabu (17/6/2026). ANTARA/Moh Ridwan

Ia menjelaskan saat ini pembersihan puing-puing bangunan masih dilakukan secara manual, karena belum ada alat berat masuk ke lokasi bencana. Pada pelaksanaan penanggulangan bencana, personel juga harus mengutamakan keselamatan.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas. Ada sejumlah bangunan yang penangananya harus menggunakan alat berat dan itu tidak bisa kami lakukan karena berisiko terhadap keselamatan personel," tutur Yudhi.

Menurut dia, selain membantu membersihkan puing-puing bangunan, pihaknya juga membantu warga mendirikan tenda darurat sebagai tempat berlindung sementara.

Data sementara yang dirilis Pemkab Sigi, jumlah warga terdampak sebanyak 5.300 jiwa atau 1.300 Kepala Keluarga (KK), dan rumah rusak sebanyak 1.300 unit.

Baca juga: Lanal Palu terjunkan Satgas dan bangun posko di Sigi pascagempa

"Bila pemerintah daerah membutuhkan tambahan personel dalam pelaksanaan tanggap darurat, kami siap menambah pasukan. Kegiatan ini merupakan misi kemanusiaan, dan TNI memiliki tanggung jawab membantu pemulihan bencana," ucapnya.

Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.