Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencabut izin operasional Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang terbukti mematok kaveling di tenda untuk jamaah hajinya secara khusus jelang wukuf di Arafah hingga melakukan pungutan liar.
Dia menilai tindakan tersebut tidak hanya melanggar etika pelayanan penyelenggaraan haji, tetapi juga membahayakan hak dan keselamatan jamaah serta merusak kredibilitas penyelenggaraan haji nasional yang menjadi tanggung jawab Kemenhaj.
"Kami tidak akan menoleransi komersialisasi dan praktik yang memperburuk kualitas pelaksanaan ibadah haji rakyat Indonesia," kata Abidin kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan ibadah haji adalah amanah suci yang penyelenggaraannya harus memastikan keselamatan, kesetaraan, dan kehormatan jamaah. Menurut dia, jika ada pihak yang memanfaatkan posisi untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok, negara harus bertindak tegas.
Tim Pengawas Haji DPR RI dan Komisi VIII DPR RI, kata dia, berkomitmen akan terus mengawasi dengan seksama pengaturan teknis pelayanan penempatan tenda dan fasilitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Menurut dia, penyelenggara haji harus melindungi akses jamaah tanpa diskriminasi hingga memastikan SOP yang terpadu antara Kemenhaj, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), syarikah, dan otoritas Arab Saudi.
Sebelumnya, Kemenhaj pada Kamis (21/5) waktu setempat, mencopot penanda yang dipasang secara sepihak oleh KBIHU di sejumlah tenda Arafah, Arab Saudi.
Selain tindakan tegas tersebut, Kemenhaj juga menegur pihak syarikah yang membiarkan tempelan itu terpasang. Sejumlah tenda yang dikelola oleh syarikah Rakeen maupun Duyuful Bait didapati memiliki tempelan nama kloter dan tulisan KBIHU.
Pada kertas yang ditempel di pintu masuk tenda, pihak KBIHU bahkan mencantumkan logo syarikah agar terkesan sebagai penempatan resmi.
Baca juga: Tak tertib, Kemenhaj copot penanda yang dipasang KBIHU di tenda Arafah
Baca juga: Kemenhaj: 100.268 jamaah calon haji Indonesia telah selesaikan dam
Baca juga: Kemenhaj intensifkan pencarian calon haji yang hilang di Makkah
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·