Korban tewas akibat agresi Israel di Gaza tembus 73.000 jiwa

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Gaza (ANTARA) - Jumlah warga Palestina yang tewas akibat agresi genosida Israel di Jalur Gaza telah mencapai 73.016 jiwa hingga Rabu (17/6), menurut laporan WAFA.

Mengutip sumber medis, kantor berita Palestina itu melaporkan jumlah korban tewas di Jalur Gaza mencapai 73.016 jiwa, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Sementara itu, jumlah korban luka tercatat sebanyak 173.265 orang sejak perang meletus pada 7 Oktober 2023.

Dalam 24 jam terakhir, jasad dua warga Palestina dan lima orang yang terluka dibawa ke rumah sakit di Gaza.

Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, pasukan Israel disebut telah menewaskan 1.005 warga Palestina dan melukai 3.157 lainnya.

Dalam periode yang sama, 784 jasad warga Palestina juga berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Selain itu, sedikitnya 10.000 orang masih dinyatakan hilang dan diduga tewas setelah tertimbun reruntuhan bangunan di berbagai wilayah Jalur Gaza.

Agresi Israel juga menyebabkan hampir 2 juta warga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka di seluruh Jalur Gaza.

Sebagian besar pengungsi berpindah ke Kota Rafah di selatan Gaza yang berada dekat perbatasan Mesir.

Menurut sumber tersebut, perpindahan penduduk itu menjadi eksodus terbesar warga Palestina sejak peristiwa Nakba pada 1948.

Baca juga: Hamas terus berkonsultasi dengan Rusia terkait penyelesaian Palestina
Baca juga: Hamas sebut hanya akan serahkan senjata kepada otoritas Palestina

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.