Batam (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebut masyarakat melakukan aksi untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melaksanakan pawai di tengah kota.
Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan harapan para orang tua yang sebelumnya sempat khawatir ketika pelaksanaan MBG berhenti operasional.
"Hari ini masyarakat melaksanakan kegiatan pawai dalam rangka mendukung MBG. Kami tentunya menampung kerisauan dari orang tua terkait Program MBG yang beberapa waktu lalu sempat tersendat," kata Hendri di Batam, Ahad.
Sebelumnya lebih dari 50 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kota itu sempat berhenti operasional karena keterlambatan pencairan dana operasional, namun kini seluruhnya telah kembali melayani penerima manfaat.
Baca juga: Koordinator Wilayah: 53 dapur SPPG Batam tidak beroperasi
Pawai tersebut dihadiri ratusan orang tua dan murid dari berbagai kecamatan Kota Batam dan dilaksanakan di depan Kantor Wali Kota Batam dan DPRD Batam.
Menurut Hendri, MBG merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
“Program ini merupakan program Presiden RI untuk memenuhi gizi bagi anak-anak, dan memberikan motivasi kepada mereka agar lebih bersemangat belajar di sekolah masing-masing," ujarnya.
Hendri menjelaskan asupan makanan bergizi yang diterima siswa melalui program tersebut diyakini dapat meningkatkan konsentrasi dan kebugaran anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran.
Baca juga: BGN pastikan rantai pasok bahan pangan MBG di Kepri optimal
"Kita ketahui MBG sangat penting untuk meningkatkan kemampuan anak dalam belajar. Anak-anak juga menjadi lebih segar karena mendapatkan makanan bergizi saat berada di sekolah," katanya.
Ia menilai manfaat program tersebut tidak dapat dirasakan secara instan, namun akan memberikan dampak besar bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.
"Mungkin hasilnya tidak instan, tetapi satu generasi ke depan, tentu akan lahir generasi muda yang hebat, kuat, dan berprestasi menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Salah satu murid SDN 004 Sekupang Yasdan mengaku senang dengan Program MBG dan berharap program tersebut terus dilaksanakan.
"MBG di sekolah bagus, maunya tetap dilaksanakan karena makanannya enak," kata Yasdan.
Baca juga: Korwil: 53 SPPG Batam kembali operasi setelah dana dapur cair
Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
14 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·