Pelatih RC Lens Pierre Sage melakukan perombakan besar dalam susunan pemain utama saat menjamu Toulouse di Stadion Bollaert-Delelis pada Jumat malam, 17 April 2026. Keputusan rotasi ekstrem ini diambil demi menjaga kebugaran skuat menjelang laga krusial semifinal Piala Prancis yang dijadwalkan pada pekan depan.
Kebijakan tersebut membuat sejumlah pilar inti yang biasanya tidak tergantikan harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. Nama-nama besar seperti Odsonne Edouard dan Florian Thauvin secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar sebelas pemain pertama yang diturunkan oleh Sage.
Lini pertahanan juga mengalami perubahan dengan dicadangkannya Ruben Aguilar dan Samson Baidoo, meskipun situasi keduanya lebih dimaklumi karena baru saja pulih dari cedera. Selain itu, Allan Saint-Maximin yang diprediksi akan mendapat keuntungan dari rotasi di lini serang ternyata juga tetap berada di bangku cadangan.
Langkah berani mantan pelatih Olympique Lyonnais ini memicu gelombang tanda tanya dan kekhawatiran di kalangan pendukung klub berjuluk Les Sang et Or tersebut. Melalui media sosial X, para suporter menyuarakan keheranan mereka terhadap komposisi lini serang yang dianggap tidak biasa untuk laga penting di liga.
"Sotoca titu c’est un jubilé ou un match capital pour la LDC ?" ujar salah satu pendukung di platform X.
Sentimen mengenai prioritas kompetisi juga muncul di tengah perdebatan para penggemar mengenai strategi tim. Banyak yang meyakini bahwa fokus utama klub kini telah beralih sepenuhnya ke turnamen piala domestik.
"On joue clairement la CDF" cetus suporter lainnya.
Diskusi mengenai persiapan teknis terus berlanjut dengan asumsi bahwa pertandingan melawan Toulouse hanya dianggap sebagai ajang pemanasan. Strategi ini dipandang sebagai upaya untuk memberikan kejutan pada pertandingan hari Selasa mendatang.
"Clairement le match de prépa pour mardi !" tulis akun pendukung Lens.
Beberapa fan bahkan secara terbuka mempertanyakan keseriusan tim dalam menghadapi laga pekan ke-29 ini. Komposisi skuat yang ditampilkan dinilai menyerupai tim untuk laga persahabatan daripada kompetisi resmi.
"Equipe surprenante, c’est pour mieux les surprendre sur le match de CDF" tambah suporter lain.
Kritik tajam juga mengalir terkait pemilihan pemain di sektor depan yang dianggap sangat berisiko bagi posisi tim di klasemen. Kekhawatiran muncul karena hasil negatif dapat membuat rival seperti Lille dan Marseille mendekat dengan selisih poin yang semakin tipis.
"C’est un amical ou quoi" tanya seorang pendukung dengan nada sangsi.
"WTF l’attaque" tulis fan lainnya menanggapi susunan pemain depan.
"L’attaque, mon Dieu, c'est bizarre" pungkas pendukung yang merasa aneh dengan keputusan taktis tersebut.
Meskipun melakukan rotasi besar, RC Lens saat ini masih memiliki keuntungan karena mengantongi satu tabungan pertandingan lebih banyak. Laga tunda tersebut dijadwalkan akan berlangsung di kandang sendiri melawan pemuncak klasemen, Paris Saint-Germain.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·