Polisi Pakistan Salah Tembak Bocah Australia Hingga Tewas

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Aksi pengejaran pelaku perampokan oleh aparat kepolisian di Provinsi Punjab, Pakistan, berakhir tragis setelah petugas melepaskan tembakan salah sasaran yang menewaskan seorang bocah perempuan asal Australia pada 10 Juni lalu. Insiden memilukan di wilayah Pakistan bagian timur tersebut juga menyebabkan dua anggota keluarga korban mengalami luka-luka, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Peristiwa ini bermula ketika personel Kepolisian Punjab merespons laporan perampokan bersenjata di mana para tersangka menodongkan senjata ke arah penumpang sebuah mobil. Aparat kemudian terlibat baku tembak sengit dengan komplotan perampok tersebut di lokasi kejadian.

Pihak berwenang menjelaskan bahwa petugas di lapangan mengalami kekeliruan saat menilai situasi di tengah kepanikan yang terjadi.

"Dalam kekacauan yang terjadi, para petugas yang terlibat secara keliru menilai bahwa para tersangka berusaha melarikan diri dengan kendaraan korban dan melepaskan tembakan," kata Departemen Pengendalian Kejahatan Kepolisian Punjab dalam pernyataan pada (14/6) waktu setempat.

Tembakan dari senapan petugas tersebut langsung mengenai para korban yang berada di dalam kendaraan.

"Keputusan yang salah ini mengakibatkan kematian tragis Hania, yang berusia 10 tahun, dan memicu luka-luka pada ayah dan saudara laki-lakinya," imbuh pernyataan tersebut.

Merespons kejadian ini, Kepolisian Punjab langsung mengambil tindakan hukum dengan memproses laporan dari ayah korban dan menahan personel yang terlibat untuk dibawa ke persidangan.

"Kami sangat sedih atas tragedi ini. Meskipun personel kami beroperasi di lingkungan berisiko tinggi, tidak ada alasan untuk menyimpang dari protokol kami," demikian pernyataan Kepolisian Punjab.

Kasus ini memicu perhatian internasional karena korban dan keluarganya merupakan warga kota Perth, Australia Barat, yang sedang berkunjung ke kerabat mereka di Pakistan.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese langsung mendesak dilakukannya investigasi mendalam dan terbuka terkait tragedi yang menimpa warganya tersebut.

"Pemahaman saya adalah bukan hanya seorang bocah perempuan yang kehilangan nyawanya, tetapi ada anggota-anggota keluarga lainnya yang juga terluka dalam keadaan yang benar-benar mengerikan," kata Albanese dalam pernyataannya.

Pemerintah Australia melalui Kementerian Luar Negeri kini tengah memberikan bantuan konsuler penuh kepada keluarga korban yang berada di Pakistan, sementara otoritas lokal berjanji akan menuntaskan kasus hukum ini.