Prabowo Subianto Laporkan Harta Kekayaan Rp2,06 Triliun pada 2025

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025 dengan total nilai mencapai Rp2,06 triliun pada 31 Maret 2026. Laporan ini menunjukkan stabilitas nilai aset kepala negara yang tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan periode pelaporan April 2025.

Data yang dilansir dari Bloombergtechnoz mengungkapkan adanya pergeseran nilai pada beberapa sektor harta meskipun total akumulasinya tetap. Salah satu perubahan yang mencolok terlihat pada sektor tanah dan bangunan yang mengalami penyesuaian nilai pasar di beberapa wilayah.

Nilai kepemilikan aset tanah dan bangunan milik Presiden tercatat sebesar Rp323,75 miliar pada tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,9 persen jika disandingkan dengan nilai pada 11 April 2025 yang berada di angka Rp294,59 miliar.

Kenaikan nilai ini dilaporkan murni berasal dari valuasi harga, mengingat jumlah fisik kepemilikan aset properti Prabowo Subianto tidak bertambah. Beliau tetap memegang kendali atas dua bidang tanah di Bogor, dua unit tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, serta enam aset serupa di wilayah Bogor.

Aset properti paling bernilai yang dikantongi Presiden berlokasi di Jakarta Selatan dengan luas tanah 8.365 meter persegi dan bangunan 2.175 meter persegi yang ditaksir seharga Rp178,4 miliar. Di wilayah Bogor, Prabowo juga tercatat memiliki properti bernilai tinggi masing-masing sebesar Rp58 miliar dan Rp22,34 miliar.

Meskipun aset properti menguat, kekayaan dalam bentuk surat berharga justru mengalami penyusutan tipis. Sektor yang menjadi sumber utama kekayaan Presiden ini turun 1,76 persen sehingga nilainya menjadi Rp1,67 triliun dalam laporan tahun 2025.