Moskow (ANTARA) - Sebanyak 51 persen anak muda berusia 16 hingga 29 tahun di Inggris menyatakan tidak siap angkat senjata membela negara, menurut hasil jajak pendapat yang dilakukan John Smith Centre, Universitas Glasgow.
Hanya 38 persen responden yang mengatakan bersedia menjalani dinas militer “dalam kondisi tertentu,” demikian laporan yang dirilis Rabu.
Pendukung partai kanan Reform UK tercatat paling siap, dengan 50 persen menyatakan kesediaan bertugas dalam situasi tertentu.
Sebaliknya, pendukung Partai Hijau paling rendah tingkat kesediaannya, yakni 28 persen, tambah laporan itu.
Survei ini dilakukan pada April 2026 dengan melibatkan 2.051 responden.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Militer Thailand rekrut 30 ribu relawan dengan iklan lucu
Baca juga: Kamboja akan berlakukan UU wajib militer mulai 2026
Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·