Trump Tegaskan AS Larang Israel Serang LIbanon: Cukup Sudah!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat bahwa Washington secara aktif melarang Israel melakukan serangan tambahan terhadap Libanon seiring dengan berlakunya gencatan senjata yang diumumkan beberapa jam sebelumnya.

"Israel tidak akan lagi membom Libanon. Mereka dilarang melakukannya oleh AS. Cukup sudah!!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya seperti dilansir Anadolu.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia selanjutnya menegaskan bahwa gencatan senjata Libanon-Israel sepenuhnya terlepas dari pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Iran. Ia mengatakan Washington akan terus "bekerja sama dengan Libanon, dan menangani situasi (Hizbullah) dengan cara yang tepat."

Trump merujuk pada Hizbullah Libanon, yang pelucutan senjatanya telah lama diupayakan oleh AS dan Israel.

Trump mengumumkan pada Kamis gencatan senjata 10 hari di Libanon yang dimulai Jumat tengah malam waktu setempat di Tel Aviv dan Beirut.

Lebih dari 2.196 orang tewas, dan 7.185 terluka selama 45 hari serangan Israel terhadap Libanon, dengan lebih dari 1 juta orang mengungsi, menurut angka resmi.

Israel melancarkan perang terhadap Libanon pada Oktober 2023, dan gencatan senjata diumumkan pada November tahun berikutnya. Namum, Israel terus melanggarnya setiap hari sebelum memperluas serangannya pada 2 Maret.

Israel menduduki wilayah di Libanon selatan, beberapa di antaranya selama beberapa dekade dan yang lainnya sejak melancarkan serangan darat baru terhadap Libanon tahun ini.