Pertandingan krusial Grup D Piala Dunia 2026 akan mempertemukan tim nasional Turki melawan Paraguay di Levi's Stadium, Santa Clara, California, pada Jumat, 19 Juni 2026 waktu setempat demi menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Kedua tim berada di posisi bawah klasemen sementara setelah menderita hasil negatif pada laga perdana. Turki dipaksa menyerah dua gol tanpa balas oleh Australia, sedangkan Paraguay tak berkutik setelah dihantam tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 1-4.
Arda Güler dan Kenan Yıldız diproyeksikan menjadi motor serangan utama dalam formasi 4-2-3-1 andalan pelatih Vincenzo Montella untuk membongkar pertahanan lawan. Lini tengah Turki akan dikoordinasikan oleh gelandang berpengalaman Hakan Çalhanoğlu demi memperbaiki efektivitas serangan yang sebelumnya gagal mengonversi 30 tembakan menjadi gol saat bersua Australia.
Di kubu berseberangan, pelatih Paraguay Gustavo Alfaro mengisyaratkan tidak akan melakukan perombakan besar-besaran pada komposisi pemain utamanya demi menjaga moral tim. Skuad berjuluk Los Guaraníes tersebut akan mengandalkan kecepatan transisi serta situasi bola mati melalui pemain kunci seperti Julio Enciso dan Miguel Almirón.
"Confío a muerte en los jugadores que tengo, desde el primer día que me tocó llegar aquí", kata Gustavo Alfaro, pelatih timnas Paraguay.
Strategi tersebut sengaja diterapkan oleh sang juru taktik asal Argentina agar para pemainnya tidak kehilangan kepercayaan diri selepas hasil buruk pada pertandingan pertama.
"Hoy en el fútbol es muy sencillo descartar, entonces elijo no pasarlos por una picadora de carne porque hasta de las derrotas más dolorosas uno puede aprender", ujar Gustavo Alfaro, pelatih timnas Paraguay.
Pertemuan ini menjadi bentrokan kedua sepanjang sejarah bagi kedua negara setelah sebelumnya sempat berhadapan dalam turnamen persahabatan Copa Centenario di Chile pada 17 Juni 1995 yang berakhir dengan skor kacamata.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·