Udinese dan Parma bermain imbang tanpa gol dalam laga pekan ke-33 Serie A yang berlangsung di Stadion Friuli pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 15.00 waktu setempat. Pertandingan ini diwarnai intensitas fisik tinggi namun minim peluang emas dari kedua belah pihak.
Hasil ini memperpanjang catatan tidak terkalahkan Udinese dalam empat laga terakhir sekaligus mengakhiri tren kemenangan beruntun mereka atas tim tamu. Berdasarkan data Sky Sport, Udinese sebelumnya memenangkan tiga pertemuan terakhir melawan Parma di kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut.
Babak pertama dimulai dengan ancaman dari bek Parma, Circati, melalui sundulan yang melambung tipis di atas mistar gawang. Udinese merespons lewat upaya Zaniolo dari tepi kotak penalti, namun bola masih melebar dari gawang yang dijaga Suzuki.
Intensitas laga meningkat melalui serangkaian kontak fisik yang menyebabkan beberapa pemain terjatuh, termasuk benturan kepala antara Ndiaye dan Pellegrino pada menit ke-30. Dilansir dari Gazzetta di Parma, Pellegrino akhirnya ditarik keluar pada awal babak kedua akibat benturan yang dialaminya.
Pelatih Udinese, Runjaic, sebelumnya menargetkan perolehan 50 poin musim ini mengingat performa timnya yang mencatatkan tiga nirbobol berturut-turut sebelum laga hari ini. Meski mendominasi penguasaan bola, skuat asuhan Runjaic kesulitan menembus pertahanan disiplin tim tamu.
"Obbiettivo 50 punti" tegas Runjaic, Pelatih Udinese.
Di sisi lain, Parma yang datang dengan misi memutus rekor buruk di Udine tampil lebih menunggu dan mengandalkan serangan balik. Pergantian pemain dilakukan pada menit ke-46 dengan memasukkan Nesta untuk menggantikan Pellegrino yang cedera.
Parma kini mencatatkan hasil imbang dalam tiga pertandingan liga terakhir mereka. Klub berjuluk Gialloblu tersebut juga belum meraih kemenangan dalam tujuh laga kompetisi domestik secara beruntun sejak awal tahun 2026.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·