Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) membantu membersihkan puing-puing rumah korban gempa bumi di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pascagempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6).
“Dalam setiap penanganan bencana, Brimob tidak hanya mengerahkan personel, tetapi juga kemampuan dan peralatan yang kami miliki untuk membantu masyarakat,” kata Dansatbrimob Polda Sulteng Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre di Palu, Kamis.
Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng turun langsung membantu masyarakat membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat gempa.
Dengan membawa peralatan kerja yang tersedia, personel Brimob bersama warga bergotong royong menyingkirkan material bangunan yang roboh, seperti kayu, seng, batu bata, dan berbagai puing bangunan lainnya untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan.
Ia mengatakan selain mengerahkan personel, Satbrimob Polda Sulteng juga menghadirkan kendaraan khusus (ransus) water treatment untuk membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.
Baca juga: Kodim libatkan 250 personel bantu penanggulangan gempa Sigi
Selain itu, juga mengoperasikan dapur lapangan guna menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji kepada warga yang masih berada di lokasi terdampak gempa.
Menurut dia, penyediaan air bersih dan makanan siap saji merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan secara terpadu guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Kehadiran ransus water treatment dan dapur lapangan merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung kebutuhan dasar warga selama proses pemulihan pascagempa,” ujarnya.
Kombes Pol. Kurniawan menegaskan tugas kemanusiaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian Brimob kepada masyarakat.
Ia menambahkan, seluruh sumber daya yang dimiliki Brimob akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Baca juga: Polda Sulteng intensifkan patroli pascagempa bumi pastikan kondusif
“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Personel kami hadir untuk membantu membersihkan puing-puing, menyediakan air bersih, menyiapkan makanan, sekaligus memberikan dukungan moril agar warga tetap kuat dan optimistis menjalani proses pemulihan,” katanya.
Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·