Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 melanda wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu, pada Selasa (23/6/2026) pukul 01.03 WIB dini hari. Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dilansir dari Detikcom, pusat getaran gempa terdeteksi berada di kedalaman 38 kilometer.
Lokasi episentrum gempa tersebut terletak pada titik koordinat 4,68 Lintang Selatan dan 102,4 Bujur Timur. Hingga saat ini, laporan mengenai dampak kerusakan infrastruktur maupun keberadaan korban jiwa akibat bencana alam ini masih belum diketahui secara pasti.
Pihak berwenang melalui media sosial segera membagikan informasi awal terkait parameter gempa yang terjadi di wilayah pesisir Sumatra tersebut.
"Gempa Mag:4.9," tulis BMKG melalui akun X-nya.
Masyarakat di berbagai daerah merasakan getaran gempa dengan intensitas yang bervariasi berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Wilayah Bengkulu Selatan merasakan skala III - IV MMI, sementara daerah Seluma, Kaur, dan Pulau Enggano mencatat kekuatan III MMI. Getaran juga dirasakan pada skala II - III MMI di Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, serta Kepahiang.
Skala MMI II mengindikasikan getaran lemah yang hanya dirasakan beberapa orang dan membuat benda gantung bergoyang, sedangkan skala MMI III membuat getaran nyata di dalam rumah seakan ada truk berlalu. Sementara itu, skala MMI IV dapat menyebabkan gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, hingga dinding berbunyi saat dirasakan banyak orang di dalam rumah.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·