Pertamina Perbarui Data Konsumen Akibatkan Kode QR BBM Subsidi Hilang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sejumlah masyarakat pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mengalami kendala teknis berupa hilangnya kode QR secara tiba-tiba meskipun sebelumnya tidak ditemukan masalah pada akun mereka. Dilansir dari Kompas, fenomena ini terjadi bersamaan dengan langkah evaluasi yang sedang dilakukan oleh pihak otoritas energi nasional.

Pihak Pertamina memberikan penjelasan resmi bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis untuk merapikan administrasi penerima bantuan. Langkah ini diambil guna menjamin bahwa setiap liter bahan bakar yang disubsidi oleh negara benar-benar dinikmati oleh kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

"Saat ini sedang dilakukan proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen yang bertujuan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran kepada pengguna yang berhak," tulis @pertamina.135, Rabu (22/4/2026).

Penyesuaian data ini mengharuskan para pemilik kendaraan untuk melakukan verifikasi ulang agar identitas mereka kembali tercatat dalam sistem. Pengguna diarahkan untuk mengakses platform resmi melalui situs subsiditepat.mypertamina.id atau menggunakan aplikasi MyPertamina yang tersedia di perangkat seluler.

Proses pendaftaran ulang tersebut mewajibkan pengunggahan sejumlah dokumen fisik kendaraan dan identitas pribadi yang valid. Masyarakat juga diminta untuk memastikan bahwa nomor polisi kendaraan yang didaftarkan telah sesuai dengan data yang tertera pada surat-surat resmi untuk menghindari kegagalan sistemik.

Beberapa dokumen utama yang wajib disiapkan meliputi foto KTP yang jelas, foto STNK tampak depan dan belakang, serta foto kendaraan dari sudut 45 derajat. Semua dokumen digital tersebut harus dipastikan memiliki resolusi yang baik, tidak melalui proses penyuntingan, serta menampilkan identitas kendaraan secara utuh tanpa penutup.

Pihak pengelola menyediakan saluran komunikasi khusus melalui Contact Center 135 bagi konsumen yang membutuhkan bantuan teknis lebih lanjut. Setelah proses unggah selesai, verifikasi data akan memakan waktu sekitar 14 hari kerja sebelum kode QR baru dapat diunduh kembali oleh pengguna untuk keperluan transaksi di SPBU.