UE dan WHO tingkatkan dukungan respons ebola di Kongo dan Uganda

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Oslo (ANTARA) - Uni Eropa (UE) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkuat kerja sama untuk mendukung respons terhadap wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda, kata Kantor Regional WHO untuk Eropa (WHO Eropa) pada Selasa.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk membantu otoritas nasional dengan cepat mengendalikan penularan, melindungi masyarakat, dan memperkuat kesiapan regional, kata WHO Eropa yang berbasis di Kopenhagen dalam sebuah siaran pers.

Dengan dukungan UE, WHO meningkatkan aksi terkoordinasi dalam pengawasan, pencegahan dan pengendalian infeksi, keterlibatan masyarakat, dan keberlanjutan layanan kesehatan penting, dalam kerja sama erat dengan otoritas nasional dan mitra.

UE mengalokasikan 15 juta euro (1 euro = Rp20.839) dalam pendanaan kemanusiaan untuk mendukung operasi darurat di area-area yang terdampak, serta upaya kesiapan dan pencegahan di negara-negara yang bertetangga dengan RD Kongo dan Uganda. Dari total tersebut, 5 juta euro dialokasikan untuk WHO, menurut siaran pers itu.

UE juga telah meluncurkan operasi Jembatan Udara Kemanusiaan (Humanitarian Air Bridge) untuk mengirimkan 100 metrik ton pasokan darurat ke RD Kongo bagian timur, termasuk perlengkapan pengumpulan sampel, perlengkapan penanganan demam berdarah virus, obat-obatan, serta kapasitas tambahan untuk tim ahli di lapangan.

UE dan WHO mengatakan mereka akan terus bekerja sama untuk mengendalikan wabah dan memperkuat ketahanan terhadap keadaan darurat kesehatan di masa mendatang.

Pewarta: Xinhua
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.