Warisan Abdul Rahim Bukhari tetap hidup pada Kiswah Ka'bah

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Makkah (ANTARA) - Kiswah Ka'bah merupakan hasil karya para pengrajin yang selama bertahun-tahun membentuk karakter artistiknya yang khas, dan mendiang Abdul Rahim Amin Bukhari menjadi salah satu kaligrafer terkenal berkat kontribusinya dalam kaligrafi Arab dan desain Islami.

Bukhari lahir di Mekkah pada 1335 Hijriah/1917 Masehi dan dibesarkan dalam lingkungan budaya yang menjunjung tinggi tradisi seni Islam.

Ia menunjukkan bakat dalam kaligrafi Arab sejak usia muda. Seiring waktu, kemampuannya berkembang menjadi karier panjang yang didedikasikan untuk melayani Ka'bah melalui penyempurnaan prasasti Arab dan elemen dekoratif pada Kiswah (kain penutup Ka'bah).

Di antara karya yang paling dikenal adalah prasasti bordir pada Kiswah, desain dan kaligrafi tirai pintu Ka'bah, serta berbagai prasasti dan motif dekoratif pada pintu Ka'bah.

Selama lebih dari 30 tahun, ia terlibat dalam pembuatan 21 Kiswah dan mengawasi pengerjaan kaligrafi serta dekorasi tiga pintu Ka'bah, sehingga menjadikannya sosok yang dihormati dalam bidang tersebut.

Sebagai penghargaan atas dedikasinya, nama Bukhari dicantumkan pada Kiswah pada masa pemerintahan Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud. Hingga kini, penghargaan tersebut tetap menjadi simbol penghormatan atas kontribusi dan warisannya.

Sumber: SPA

Baca juga: Pergantian kiswah Ka'bah 1 Muharram simbol pembaharuan spiritual umat
Baca juga: Kiswah penutup Ka'bah diganti tepat Tahun Baru Islam

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.