Moskow (ANTARA) - Jumlah kematian akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo telah mencapai 196 orang, sementara jumlah kasus terkonfirmasi bertambah menjadi 837, kata kementerian kesehatan setempat, Rabu (17/6).
Menurut kementerian itu, ada 29 kasus baru terkonfirmasi dan empat kematian terkait Ebola. Semua kasus baru tercatat di Provinsi Ituri.
Berdasarkan data terbaru, tingkat kematian virus Ebola galur Bundibugyo (BVD) diperkirakan sebesar 23,4 persen.
Wabah BVD di timur laut RD Kongo saat ini sedang dalam pengawasan.
Kementerian itu menambahkan bahwa 49 pasien telah dinyatakan sembuh dari Ebola.
Pada 15 Mei, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di RD Kongo dan Uganda sebagai status darurat yang berisiko menyebar ke negara lain.
Badan PBB itu menilai risiko penyebaran virus di wilayah tersebut tergolong tinggi.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Kasus kematian Ebola di Kongo mencapai 192
Baca juga: Jumlah kasus Ebola di Kongo hampir tembus 600 kasus
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·